Nasional

Isi Permenpan Nomor 61 Tahun 2018 Mengenai CPNS 2018

Permenpan Nomor 61 Tahun 2018

Permenpan Nomor 61 Tahun 2018 – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengeluarkan aturan baru berbentuk Peraturan Menteri PAN-RB (Permenpan) yang berguna memenuhi kekurangan formasi dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Hal itu didasari karena tingkat kesulitas soal SKD tahun 2018 ini cukup tinggi, sehingga banyak peserta tidak mencapai passing grade. Banyaknya pelamar yang tidak lolos SKD akan mengakibatkan tidak terpenuhinya formasi yang telah ditetapkan.

Artikel Rekomendasi:

Sementara untuk alokasi penetapan formasi pada Lembaga/Kementerian/Pemerintah Daerah perlu dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan PNS yang memadai.

Atas dasar pertimbangan tersebut, Menteri PAN-RB Syafruddin telah menandatangani Permenpan Nomor 61 Tahun 2018 mengenai Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Isi Permenpan Nomor 61 Tahun 2018

Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang tidak memenuhi passing grade namun memiliki peringkat terbaik dari angka kumulatif SKD, berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Nilai kumulatif SKD formasi Umum paling rendah 255;
  • Nilai kumulatif SKD formasi Umum untuk jabatan Dokter Spesialis dan Instruktur Penerbang paling rendah 255;
  • Nilai kumulatif SKD formasi Umum untuk jabatan Petugas Ukur, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, Penjaga Mercu Suar, Pelatih/Pawang Hewan, dan Penjaga Tahanan paling rendah 255;
  • Nilai kumulatif SKD formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude) dan Diaspora paling rendah 255;
  • Nilai kumulatif SKD formasi Penyandang Disabilitas paling rendah 220;
  • Nilai kumulatif SKD formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat paling rendah 220;
  • Nilai kumulatif SKD formasi Tenaga Guru dan Tenaga Medis/Paramedis dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II paling rendah 220.

Ketentuan sebagaimana dimaksud diberlakukan, apabila:

  • Tidak ada peserta SKD yang memenuhi nilai ambang batas berdasarkan Permenpan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018, pada kebutuhan/formasi yang telah ditetapkan.
  • Belum tercukupinya jumlah peserta SKD yang memenuhi nilai ambang batas berdasarkan Permenpan Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018, untuk memenuhi jumlah alokasi kebutuhan/formasi yang telah ditetapkan. Bunyi pasal 4 Permenpan Nomor 61 tahun 2018 ini seperti yang dilansir dari situs Setkab, Kamis (22/11/18).

Permenpan menyebutkan, peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Peserta yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dan berperingkat terbaik sesuai dengan jenis formasi jabatan diikutsertakan sejumlah paling banyak 3 (tiga) kali jumlah alokasi formasi;
  • Apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai kumulatif SKD sama, penentuan didasarkan secara berurutan mulai dari nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Apabila terdapat peserta yang mempunyai nilai TKP, TIU, dan TWK sama, serta berada pada batas jumlah 3 (tiga) kali alokasi formasi, keseluruhan peserta dengan nilai sama tersebut diikutsertakan.

Peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebagaimana dimaksud berlaku ketentuan sebagai berikut:

  • Peserta yang telah memenuhi nilai ambang batas diikutsertakan sebagai peserta SKB kelompok pertama.
  • Apabila jumlah peserta SKB pada kelompok pertama masih berada di bawah jumlah alokasi formasi, dibuat peserta SKB kelompok kedua yang berasal dari peserta lain yang memenuhi ketentuan dan berperingkat terbaik.
  • Jumlah peserta SKB pada kelompok kedua paling banyak 3 (tiga) kali dari selisih antara jumlah alokasi formasi dengan jumlah peserta pada kelompok pertama.
  • Apabila terdapat peserta pada kelompok kedua mempunyai nilai kumulatif SKD sama, menurut Permenpan ini, penentuan didasarkan secara berurutan mulai dari nilai TKP, TIU, dan TWK; dan
  • Apabila terdapat peserta pada kelompok kedua mempunyai nilai TKP, TIU, dan TWK sama serta berada pada batas jumlah 3 (tiga) kali dari selisih antara jumlah alokasi formasi dengan jumlah peserta pada kelompok pertama, keseluruhan peserta dengan nilai sama tersebut diikutsertakan.

Kesimpulan

Dalam Permenpan ini, peserta SKB berkompetensi pada kelompok masing-masing. Sementara peserta pada kelompok kedua berkompetensi untuk mengisi formasi sebanyak selisih dari jumlah alokasi formasi dengan jumlah peserta pada kelompok pertama.

Itulah isi dari Permenpan Nomor 61 Tahun 2018 Mengenai CPNS 2018. Semoga informasi ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan